Yuk Liburan ke Acara Event Festival di Candi Borobudur

Menyempatkan waktu untuk berlibur ke pantai merupakan salah satu destinasi liburan yang bisa dibilang sudah mainstream. Ganti destinasi liburan Anda untuk berlibur ke candi. Salah satu candi yang direkomendasikan bagi Anda yang ingin berlibur ke candi adalah Candi Borobodur. Mungkin sudah banyak orang yang tahu tentang sejarah dan juga letak Candi Borobudur ini. jangan salah, di Candi ini terdapat banyak spot foto yang bagus, yang cocok bagi Anda yang inigin memperindah feeds Instagram Anda. Selain Anda menikmati keindahan segi bangunan yang dimiliki oleh Candi ini, Anda bisa mengunjungi Candi Borobudur dengan mengunjungi festivalnya. Festival apa yang diselenggarakan di Candi Borobudur ini?

Candi Borobudur terletak di kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Setiap hari raya Waisak lebih tepatnya setiap bulan Mei. Candi Borobudur ini mengadakan acara pelempasan lampion ke langit yang bisa di ikuti oleh semua orang yang datang pada saat itu. bisa diikuti oleh turis mancanegara maupun domestik dan juga warga-warga yang tinggal disekitar Candi Borobudur. Festival ini tidak hanya sekedar festival, namun juga memiliki tujuan bagi umat yang merayakan yaitu umat Buddha. Tujuan pelepasan lampion ke langit tersebut adalah untuk bisa mendapatkan harapan terbaik dalam jangka waktu satu tahun ke depan. Festival ini diadakan setiap tahun tentunya. Biasanya festival ini diadakan pada malam hari ini yaitu sekitar pukul 22.00 WIB. Jika Anda ingin mengabadikan keindahan lampion-lampion tersebut, Anda bisa datang pada saat hari Waisak.

Festival di Candi Borobudur
Festival di Candi Borobudur

Melihat dan menikmati indahnya festival di Candi Borobudur ini memang suatu hal yang tidak boleh Anda lewatkan. Namun, selain melihat festival, Anda juga bisa berwisat sejarah atau mungkin mengambil foto si spot-spot yang sekiranya bagus pada saat jam operasional Candi. Candi Borobudur ini buka pada pukul 06.00 WIB hingga 17.00 WIB. Sedangkan, harga tiket masuk yang di bandrol untuk orang dewasa Rp. 40.000 dan tiket untuk anak-anak Rp. 20.000.

Jika Anda ingin berlibur ke Candi ini, Anda tidak perlu bingung dengan transportasinya. Perlu Anda ketahui bahwa untuk menuju Candi ini tidak ada kendaraan umum. Jadi, Anda harus menggunakan kendaraan pribadi untuk bisa sampai ke Candi Borobudur tersebut. Jika Anda tidak membawa kendaraan pribadi, Anda bisa ke tempat sewa mobil di Jogja untuk Anda gunakan ke Candi Borobudur. Jangan khawatir, di Jogja banyak sekali tempat sewa mobil. Jarak Candi dari pusat kota Yogyakarta sekitar 50 kilometer lebih, tidak terlalu jauh juga tidak terlalu dekat. Hingga saat ini belum ada kendaraan umum yang bisa sampai ke Candi Borobudur. Hal ini dikarenakan kawasan candi Borobudur berada di tengah-tengah pemukiman.

Festival yang diadakan di Candi Borobudur ini mungkin sudah tidak asing lagi bagi para turis domestik dan mancanegara. Hal ini dikarenakan festival pelepasan lampion sudah banyak diadakan di kota-kota selain di kota Yogyakarta. Terkadang pelepasan lampion dilaksanakan tidak hanya di candi yang menganut agama Buddha, namun bisa juga dilaksanakan di pantai dan tempat terbuka lainnya.

Bagi Anda yang berminat untuk mengikuti festival lampion ini, mungkin Anda bisa memesan terlebih dahulu untuk tiket masuknya dari jauh-jauh hari agar tidak kehabisan. Bukankah mengikuti festival lampion di Candi Borobudur merupakan rencana liburan yang sangat mengasyikkan? Sempatkan waktu Anda bersama teman, keluarga dan pacar Anda untuk menghadiri dan ikut meramaikan festival lampion ini yang hanya diadakan setahun sekali. Selamat Berlibur!

7 Fakta Tersembunyi Tentang Wisata Candi Borobudur

Apa yang bakalan kamu ingat ketika seseorang membicarakan tentang candi Borobudur? Apakah keindahan candi yang terlihat tersusun sangat epik tersebut? Tangganya yang panjang dan melelahkan? Atau kekayaan seni budaya yang dilambangkan oleh candi tersebut? Sebenarnya, ada 7 fakta yang mungkin tidak diketahui oleh semua orang tentang candi Borobudur ini. Apa saja ke tujuh fakta tersebut? Na, mari kita simak penjelasan berikut ini.

Fakta Tersembunyi Tentang Wisata Candi Borobudur

1. Peranan Thomas Raffles Atas Kejayaan dan Kepopuleran Borobudur

Tahukah kamu? Wisata candi borobudur ini konon dikenal banyak orang berkat jasa dari gubernur jenderal Inggris yang bernama Sir Thomas Raffles. Diamana ia menuliskan tentang sejarah singkat candi borobudur yang ia temukan berupa gundukan dari bebatuan yang lumayan besar dan ada di dalam tanah yang juga ditutupi oleh rimbunnya semak belukar. Ini ia tuliskan dalam sebuah buku tentang sejarah pulau Jawa atau yang dinamai The History of Java.

2. Asal Usul Nama Borobudur Yang Masih Menjadi Misteri

Walaupun sudah banyak para ahli yang mencoba untuk mebuka tabir tentang misteri penamaan dari candi borobudur tersebut, namun hingga saat ini masih menjadi sebuah misteri. Dimana dikemukakan 3 versi dari nama candi Borobudur yaitu : Boro = agung dan Budur = Budhha, Boro = nama daerah dan Budur = kuno serta Boro = Banyak dan Buddur = Buddha.

3. Letak atau Lokasi Candi Borobudur

Wisata candi Borobudur ini bearada di daerah yang strategis nan subur. Dimana candi ini adalah candi yang diapit oleh dua jenis pasang gunung yaitu gunung Merbabu dan gunung Merapi, serta Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro. Jadi apabila ingin rekreasi ke candi borobudur ini bisa menggunakan sewa bus jogja sehingga semua keluarga dapat berlibur berbarengan ke candi borobudur.

4. Bahan Penyusun Candi Yang Msiterius

Candi Brorobudur adalah salah satu candi Buddha yang terbesar di dunia dengan susunan candi tanpa adanya bahan pelekat apapun! Kamu yang pernah mengunjungi candi ini pastinya tahu bahwa candi ini hanya terdiri dari bangunan balok vulkanik. Namun, susunan balok pendiri candi ini anehgnya tetap berdiri kokoh walaupun tanpa bahan perekat. Dan anehnya, siapa yang menyusunnya? Atau darimana asal balok-balok vulkanik tersebut?

5. Kaya Akan Relief Yang Dekoratif

Salah satu candi bersejarah di Indonesia ini mengandung 2672 relief yang terdiri dari 1460 relief tentang kisah candi tersebut dan 1212 relief yang dekoratif. Candi yang berukuran 123 x 123 atau berbentuk persegi ini memiliki 504 arca Buddha.

6. Kisah Kehidupan Buddha

Kamu harus tahu bahwa setiap detail dari relief yang terukit dengan rapidi candi borobudur adalah sebuah cerita dari kehidupan Buddha. Dan inilah yang menjadi sisi hebat dari candi Borobudur, dimana relief yang dimiliki benar-benar detail dan sekitar 1460 total relief yang ada di candi tersebut adalah kisah keseharian Buddha.

7. Pengakuan Mengejutkan

Hal lain yang merupakan fakta terakhir adalah pernyataan kontrovesial dan mengejutkan yang datang dari seniman arsitektur W.O.J Nieuwenkamp yang menyatakan bahwa daratan kendu pada zaman dahulu adalah sebuah danau purba. Ini adalah pernyataannya yang menyatakan bahwa candi borobudur adalah sebuah lambang dari bunga teratai yang ada dan mengapung apda sebuah dataran danau purba. Hanya saja hipotesis ini masih dalam tahapan pengkajian sejumlah ahli.

Demikianlah 7 fakta mengejutkan tentang candi Borobudur yang sebaiknya and aketahui. Jika tertarik ingin mengunjungi candi ini, maka harus menyiapkan uang senilai Rp. 30.000 sebagai harga tiket masuk candi Borobudur.

Ayo Nikmati Keseruan dan Pesona Candi Mendut

Nama candi ini memang sesuai dengan lokasi dan rute menuju candi mendut yang memang berada di desa Mendut. Lokasi candi mendut ini ada di arah barat laut kota Jogja di sekitar 38 kilometer, di kecamatan Mungkid dan berada di wilayah Kabupaten Magelang dan adai di Provinsi Jawa Tengah. Dimana jika di telusuri dari candi Borobudur maka tentunya lokasi candi mendut ini tidak akan berada jauh dari lokasi tersebut. Makanya, banyak wisatawan yang akan sekalian berkunjung ke candi mendut jika mengunjungi candi borobudur.

Saking dekatnya lokasi tempuh dari candi Borobudur dengan candi Mendut anda hanya memerlukan waktu sekitar 5 menit jika mengendarai sepeda motor atau hanya memerlukan sekitar 3 kilometer dari lokasi Borobudur tersebut dan sangat bisa diakses hanya dengan berjalan kaki sembari menikmati pemandangan sekitar. Karena tidak akan terlalu melelahkan apalgi jika anda bepergian bersama rombongan, menikmati waktu bersantai dan mengobrol akan memudahkan perjalanan.

Pesona Candi Mendut
Pesona Candi Mendut

Pengenalan Singkat Sejarah Candi Mendut

Tentunya candi yang ada di Magelang ini sedikit berbeda dengan candi yang ada di daerah Jogja. Dimana Jogja mayoritas candi yang ada adalah tempat pemujaan dari umat Hindu, sedangkan di Magelang, candi yang ada di daerah ini mayoritas adalah tempat beribadah dari umat Buddha. Baik itu candi Mendut maupun bangunan puri yang ada. Dimana sejarah menyatakan bahwa candi Mendut adalah sebuah candi pemujaan yang telah dibangun oleh Raja Indra Wangsa Syailendra yang mana arti nama dari candi mendut ini adalah hutan bambu atau wenuwana yang memang konon lokasi candi Mendut dipenuhi dan berada diantara hutan bambu lebat yang subur dan menjulang tumbuh tinggi.

Walaupun pada akhirnya lokasi candi mendut ini dibersihkan dan menjadi salah satu tempat wisata yang syarat akan budaya dan sejarah pada masa pemugaran. Anda akan menemukan 3 buah arca utama yang ada didalam bilik dari candi mendut ini 3 arca tersebut adalah : arca Vairocana atau juga dikenal sebagai arca Dyani Buddha Cakyamuni yang merupakan arca terbesar dan juga di dampingi serta diapit oleh 2 arca lain yang berada ditengah yaitu arca avalokitesvara dan arca bodhisatva. Candi mendut ini sebenarnya salah satu candi yang masih aktif digunakan hingga saat ini untuk tempat beribadah loh. Jadi anda tidak perlu heran jika mengunjungi candi mendut dan mendapati adanya dupa atau hio yang menyala disertai dengan beberapa bentuk sesajen maupun rangkaian bunga segar yang ada di dalam candi tersebut. Sedangkan untuk harga tiket masuk candi mendut ini hanya memerlukan Rp. 5.000 saja. Murah bukan?

Candi Mendut ini konon sempat dikabarkan menghilang dari peradaban namun kembali ditemukan berkat usaha dari J. G. De Casparis seorang warga asli Belanda yang merupakan arkeolog. Candi mendut akan menjadi salah satu pusat untuk pegelaran agama jika ada perayaan agama Buddha. Namun, walaupun sedang diadakan upacara keagamaan, candi Mendut tetap terbuka dan bisa disaksikan oleh para pengunjung atau wisatawan atau para masyarakat lokal yang ingin ikut menyaksikan dan menikmati acara-acara tersebut.

Anda yang ingin berkunjung dan menikmati segala bentuk kindahan serta fasilitas yang tersedia di candi Mendut hanya perlu mebayar harga tiket masuk saja. Selebihnya bisadinikmati dan dijelajahi sesuai dengan keperluan sang wisatawan. Tak heran ada banyak sekali pengunjung baik lokal maupun wisatawan asing yang kerap mengunjungi salah satu candi yang populer ini.