Ayo Nikmati Keseruan dan Pesona Candi Mendut

Nama candi ini memang sesuai dengan lokasi dan rute menuju candi mendut yang memang berada di desa Mendut. Lokasi candi mendut ini ada di arah barat laut kota Jogja di sekitar 38 kilometer, di kecamatan Mungkid dan berada di wilayah Kabupaten Magelang dan adai di Provinsi Jawa Tengah. Dimana jika di telusuri dari candi Borobudur maka tentunya lokasi candi mendut ini tidak akan berada jauh dari lokasi tersebut. Makanya, banyak wisatawan yang akan sekalian berkunjung ke candi mendut jika mengunjungi candi borobudur.

Saking dekatnya lokasi tempuh dari candi Borobudur dengan candi Mendut anda hanya memerlukan waktu sekitar 5 menit jika mengendarai sepeda motor atau hanya memerlukan sekitar 3 kilometer dari lokasi Borobudur tersebut dan sangat bisa diakses hanya dengan berjalan kaki sembari menikmati pemandangan sekitar. Karena tidak akan terlalu melelahkan apalgi jika anda bepergian bersama rombongan, menikmati waktu bersantai dan mengobrol akan memudahkan perjalanan.

Pesona Candi Mendut
Pesona Candi Mendut

Pengenalan Singkat Sejarah Candi Mendut

Tentunya candi yang ada di Magelang ini sedikit berbeda dengan candi yang ada di daerah Jogja. Dimana Jogja mayoritas candi yang ada adalah tempat pemujaan dari umat Hindu, sedangkan di Magelang, candi yang ada di daerah ini mayoritas adalah tempat beribadah dari umat Buddha. Baik itu candi Mendut maupun bangunan puri yang ada. Dimana sejarah menyatakan bahwa candi Mendut adalah sebuah candi pemujaan yang telah dibangun oleh Raja Indra Wangsa Syailendra yang mana arti nama dari candi mendut ini adalah hutan bambu atau wenuwana yang memang konon lokasi candi Mendut dipenuhi dan berada diantara hutan bambu lebat yang subur dan menjulang tumbuh tinggi.

Walaupun pada akhirnya lokasi candi mendut ini dibersihkan dan menjadi salah satu tempat wisata yang syarat akan budaya dan sejarah pada masa pemugaran. Anda akan menemukan 3 buah arca utama yang ada didalam bilik dari candi mendut ini 3 arca tersebut adalah : arca Vairocana atau juga dikenal sebagai arca Dyani Buddha Cakyamuni yang merupakan arca terbesar dan juga di dampingi serta diapit oleh 2 arca lain yang berada ditengah yaitu arca avalokitesvara dan arca bodhisatva. Candi mendut ini sebenarnya salah satu candi yang masih aktif digunakan hingga saat ini untuk tempat beribadah loh. Jadi anda tidak perlu heran jika mengunjungi candi mendut dan mendapati adanya dupa atau hio yang menyala disertai dengan beberapa bentuk sesajen maupun rangkaian bunga segar yang ada di dalam candi tersebut. Sedangkan untuk harga tiket masuk candi mendut ini hanya memerlukan Rp. 5.000 saja. Murah bukan?

Candi Mendut ini konon sempat dikabarkan menghilang dari peradaban namun kembali ditemukan berkat usaha dari J. G. De Casparis seorang warga asli Belanda yang merupakan arkeolog. Candi mendut akan menjadi salah satu pusat untuk pegelaran agama jika ada perayaan agama Buddha. Namun, walaupun sedang diadakan upacara keagamaan, candi Mendut tetap terbuka dan bisa disaksikan oleh para pengunjung atau wisatawan atau para masyarakat lokal yang ingin ikut menyaksikan dan menikmati acara-acara tersebut.

Anda yang ingin berkunjung dan menikmati segala bentuk kindahan serta fasilitas yang tersedia di candi Mendut hanya perlu mebayar harga tiket masuk saja. Selebihnya bisadinikmati dan dijelajahi sesuai dengan keperluan sang wisatawan. Tak heran ada banyak sekali pengunjung baik lokal maupun wisatawan asing yang kerap mengunjungi salah satu candi yang populer ini.